Skip to content
Ringkasan

Ringkasan

Ringkasan Berita

Primary Menu
  • Beriklan di Sini
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Peta Situs
  • Home
  • Ringkasan Berita
  • Indonesia Makin Jauh Dari Resesi
  • Ringkasan Berita

Indonesia Makin Jauh Dari Resesi

tigerwebs 25 November 2022 4 minutes read
Indonesia Makin Jauh Dari Resesi

Indonesia Makin Jauh Dari Resesi: Dunia boleh terancam resesi di 2023, tetapi Indonesia hampir pasti tidak akan mengalaminya jika melihat proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun depan. Data terbaru dari sektor manufaktur Indonesia menguatkan proyeksi Indonesia jauh dari kata resesi. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menuturkan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 4-5% pada tahun depan.

“Kita punya optimisme, ekonomi kita masih akan terus tubuh, di tengah negara maju bayak yang sudah mengatakan kita siap masuk resesi. Di regional mungkin Indonesia termasuk sedikit negara yg tumbuh pada kisaran 4-5%. Jika mengacu pada ramalan Dana Moneter Internasional (IMF), Indonesia sendiri masih berpeluang tumbuh 5,3% tahun ini dan sedikit melambat menjadi 5% pada tahun depan. Pertumbuhan ini jauh di atas China dan AS.

China di perkirakan mengalami tumbuh 3,2% pada 2022 dan sedikit meningkat sebesar 4,4% pada 2023.

Sementara itu, AS akan tumbuh 1,6% pada 2022 dan kemudian turun menjadi 1% pada 2023.

Salah satu yang mendukung proyeksi tersebut adalah sektor manufaktur Indonesia yang terus menunjukkan ekspansi. Industri pengolahan merupakan penyumbang produk domestik bruto (PDB) terbesar berdasarkan lapangan usaha, kontribusinya hampir 18% di kuartal II-2022.

PMI Manufaktur Indonesia

S&P Global pagi melaporkan purchasing managers’ index (PMI) manufaktur Indonesia tumbuh 51,8 pada Oktober. Meski turun cukup dalam dari bulan sebelumnya 53,7 tetapi masih berada di atas 50.

Angka di atas 50 artinya ekspansi, sementara di bawahnya adalah kontraksi.

Jika di lihat lebih detail. Laporan S&P global menyatakan tingkat keyakinan bisnis naik ke level tertinggi sejak Maret. Hal ini tentunya menjadi kabar yang sangat bagus di tengah isu resesi dunia, nilai tukar rupiah yang terpuruk dan Bank Indonesia (BI) yang terus mengerek suku bunga acuannya dalam 3 bulan beruntun sebesar 125 basis poin menjadi 4,75%.

Saat suku bunga acuan naik, berisiko menghambat ekspansi dunia usaha, sebab suku bunga kredit, baik investasi maupun modal kerja, akan mengalami kenaikan. Kenaikan tingkat keyakinan bisnis dalam kondisi tersebut memberikan harapan ekspansi sektor manufaktur akan terus berlanjut.

“Tingkat keyakinan usaha manufaktur terus menunjukkan peningkatan hingga mencapai level tertinggi sejak Maret. Perusahaan berharap kondisi ekonomi akan membaik yang bisa mendorong penjualan.  Dunia usaha juga terus menambah input dan merekrut tenaga kerja di awal kuartal IV-2022 yang merefleksikan ekspektasi positif terkait output ke depannya.  Jingyi Pan, Economic Associate Director di S&P Global Market Intelligence, dalam rilis hari ini. Perekrutan tenaga kerja memang terus di lakukan. Tetapi berada di level terendah sejak Mei. Sementara itu tekanan inflasi di laporkan mereda.

Kenaikan harga memang masih terjadi. Tetapi sudah melandai ketimbang September.

Meredanya tekanan inflasi tersebut juga terkonfirmasi oleh laporan Badan Pusat Statistik (BPS). Kemarin. BPS melaporkan inflasi Indonesia pada Oktober 2022 mencapai 5,71% secara year on year (yoy). Lebih rendah di bandingkan periode sebelumnya yaitu 5,95%. Inflasi di Oktober ini terlihat mulai melemah. Pada Oktober 2022 terjadi inflasi sebesar 5,71%,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa (Disjas) BPS, Setianto dalam konferensi pers.

Setianto mengemukakan laju inflasi nasional saat ini masih jauh lebih baik di bandingkan negara lainnya. Terutama negara G-20. Setianto mengatakan. Inflasi AS mencapai 8,2%, Jerman mencapai 10%, dan Turki menembus 83,5%. Sementara itu, inflasi di Korea Selatan mencapai 5,6%, dan Jepang menembus 16,8% khusus inflasi di sektor energi.

Inflasi Indonesia (%/yoy)

Secara global, tekanan inflasi masih cukup tinggi di negara G20. Inflasi menjadi faktor yang paling penting untuk dikendalikan saat ini. Sebab, terkait dengan daya beli masyarakat. Semakin tinggi inflasi maka daya beli masyarakat akan menurun, dan berdampak ke pertumbuhan ekonomi.

Belanja rumah tangga merupakan penyumbang PDB terbesar berdasarkan pengeluaran, pada kuartal II-2022 kontribusinya lebih dari 51%. Dengan inflasi yang bisa dikendalikan, maka perekonomian yang terus tumbuh dan semakin menjauhi resesi. Detail laporan BPS menunjukkan inflasi inti mengalami kenaikan menjadi 3,31% (yoy) dari sebelumnya 3,21%.

Sementara itu untuk harga yang diatur pemerintah alami kenaikan menjadi 13,28% akibat kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Penurunan signifikan ada pada harga bergejolak menjadi 7,19%, sehingga mampu meredam inflasi tahunan Indonesia.”Komponen harga bergejolak 7,19% mengalami penurunan dibandingkan September 9,02%.

About the Author

tigerwebs

Administrator

View All Posts

Post navigation

Previous: 3 Kebiasaan Mempercepat Penuaan Dini
Next: Inggris di Gerbang Resesi Terpanjang

Related Stories

bengkel mobil matic
  • Ringkasan Berita

Bengkel Mobil Matic Spesialis: Nyaman dan Aman

Akd Webs 16 Desember 2025 0
Pengertian Infografis
  • Ringkasan Berita

Pengertian Infografis, Manfaat dan Cara Membuatnya

tigerwebs 22 Februari 2023 0
Northstar Berinvestasi
  • Ringkasan Berita

Northstar Berinvestasi Dana 8,3 Triliun

tigerwebs 2 Desember 2022 0
  • Teknologi Informasi dan KomunikasiTeknologi Informasi dan Komunikasi: Fondasi Dunia Digital
  • Aplikasi Kesehatan Terbaik10 Aplikasi Kesehatan Terbaik untuk Pantau Kesehatan Anda
  • Teknologi untuk BisnisTeknologi untuk Bisnis: Solusi Efisiensi dan Pertumbuhan
  • tren blockchain 2025Tren Teknologi Blockchain 2025 yang Perlu Diketahui
  • AI membantu pekerjaan manusiaKecerdasan Buatan (AI) sebagai Asisten dalam Pekerjaan Manusia

Arsip

  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • Agustus 2025
  • Mei 2025
  • Maret 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Mei 2020

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Energi
  • Finansial
  • Fintech
  • Industri
  • Infografis
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Ringkasan Berita
  • Sport
  • Technology
  • Travel

Hubungi Kami

  • Beriklan di Sini
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Peta Situs

Jangan Melewatkan

bengkel mobil matic
  • Ringkasan Berita

Bengkel Mobil Matic Spesialis: Nyaman dan Aman

Akd Webs 16 Desember 2025 0
Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Technology

Teknologi Informasi dan Komunikasi: Fondasi Dunia Digital

Akd Webs 9 Desember 2025 0
Aplikasi Kesehatan Terbaik
  • Technology

10 Aplikasi Kesehatan Terbaik untuk Pantau Kesehatan Anda

Akd Webs 6 Desember 2025 0
Teknologi untuk Bisnis
  • Technology

Teknologi untuk Bisnis: Solusi Efisiensi dan Pertumbuhan

Akd Webs 1 Desember 2025 0
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.