Pacu Bisnis Pembiayaan, Bank Asal Korsel Lakukan Kolaborasi

Memuat…

Bank asal Korea Selatan terus berkolaborasi berkolaborasi dengannya. Foto/Ist

JAKARTA – Mengusung tema “One KBFG Indonesia”, Bank KB Bukopin mewujudkan kerja sama dengan KB Finansia Multi Finance. Sebelumnya, bank ini juga menggandeng KB Valbury Sekuritas dan Valbury Capital Management.

Baca juga: Dinilai Miliki Posisi Kuat di Industri, PEFINDO Kembali Tetapkan Peringkat idAAA untuk Bank KB Bukopin

Bank KB Bukopin berharap nasabah dapat menggunakan pembiayaan multiguna untuk modal usaha, renovasi rumah, biaya pendidikan, atau bahkan berlibur melalui KB Finansia Multi Finance (KB FMF).

“Mulai masuknya beberapa perusahaan Grup KB di Indonesia, maka kami akan memenuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia, khususnya OJK,” kata Robby Mondong, Wakil Direktur Bank KB Bukopin, dikutip Sabtu (16/7/2022). ).

Yap Tjay Hing, CEO KB FMF, mengatakan bahwa kerja sama itu akan saling menguntungkan kedua belah pihak dengan berpatokan kepada ketentuan OJK. Apalagi di tengah fungsi intermediasi perbankan yang semakin bertumbuh di penghujung tahun 2021.

“Bank Indonesia dalam laporannya pada akhir Januari 2022 lalu menyebutkan bahwa penyaluran kredit perbankan pada Desember 2021 tercatat sebesar Rp5.755,7 triliun dan meningkat menjadi 7% hingga 9% di tahun 2022,” jelas Yap Tjay Hing.

Selanjutnya kerja sama akan didetailkan mengenai setiap produk dan layanan dalam suatu perjanjian kerja sama antar-kedua belah pihak. Saat ini KB Financial Group mencoba mengkolaborasi seluruh perusahaan di bawah kendalinya di Indonesia sebagai one stop financial services sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah dan perusahaan.

Menurut data Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), seiring dengan perbaikan ekonomi yang terus pulih, kualitas kredit multifinance terus menunjukkan perbaikan. Hal tersebut terlihat dari rasio pembiayaan macet (NPF) yang menyentuh level 2,78%, terendah setelah 25 bulan. Untuk perusahaan multifinance, NPF multifinance menjadi salah satu yang membuat beberapa tahun terakhir mengingat adanya pandemi. Terakhir, NPF multifinance berada di level 2% ada di Maret 2020 di angka 2,82%, naik dari bulan sebelumnya di angka 2,66%.

“Pulihnya daya beli masyarakat turut memantik kembali kebutuhan perorangan dan pelaku usaha terhadap sumber dana, termasuk pembiayaan. Hal ini yang membawa industri multifinance menunjukkan tren pemulihan positif sejak akhir tahun 2021 lalu. KB Bukopin melihat ini sebagai peluang untuk mengembangkan bisnis melalui perusahaan terafiliasi dari KB Financial Group,” tutup Robby.

Baca juga: Kawal Prabowo, Perwira Kopassus ini Bukan Sosok Sembarangan: Punya Tab Ranger US Army!

PT. Finansia Multi Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang didirikan pada Juni 1994 (beroperasi dengan nama merek “KreditPlus). Pada tanggal Juli 2020, PT Finansia Multi Finance bergabung dengan KB Kookmin Card, bagian dari Group Finansial terbesar di Korea Selatan dan berganti nama menjadi PT KB Finansia Multi Finance.

(uka)