Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pembiayaan PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mengaku telah mengantisipasi kemungkinan pembiayaan di semester ini tak seindah awal 2022 lalu.
Direktur Utama BRI Finance Azizatun Azhimah menjelaskan bahwa jika tren pandemi Covid-19 tak lagi mengganas, momok buat industri pembiayaan terutama berasal dari kondisi makroekonomi, seperti inflasi dan potensi kenaikan suku bunga.
“Kedua hal itu memberikan tantangan
